Setelah kami melakukan penyisiran ke pasar bunga rawa belong, kami akhirnya mewawancarai sebagian pedagang dan kepala kantor dari pasar rawa belong yaitu pak M. Mulyadi. Banyak dari pertanyaan kami yang dijawab beragam oleh kedua narasumber kami pada penelusuran di pasar bunga rawa belong. kami untuk progress ke-3 memituskan untuk ke SMESCO untuk menginterview beberapa pelaku small-medium enterprise disana.
Wednesday, 4 June 2014
Video Project Progression
Dibagian ini kami kelompok 6 kebagian video project tentang Small - Medium Enterprise yang dimana kami memutuskan untuk ke tempat ada usaha kecil dan menengan akhirnya kita ke pasar bunga rawa belong untuk mencari kantor UMKM pasar bunga rawa belong.
Hubungan MNC's dan Negara dalam konsep host country
Sebelumnya MNC ( Multinational Corporation ) telah banyak berkembang di indonesia dan seiring berjalannya waktu makin banyaklah perusahaan - perusahaan asing di berbagai bidang mulai berdatangan karena lahan indonesia yang sangat strategis dalam segi perekonomian. Sumber daya manusia yang murah dan banyak dan ketersediaan bahan baku yang mencukupi menjadikannya suatu alasan banyaknya perusahaan asing mulai dari bidang clothing sampai steel dan gold mining banyak tersebar di indonesia, contohnya : Giordano, Levi's, Calvin Klein, adidas, nike, puma, umbro pada bidang clothing dan sport, pada bidang steel ada perusahaan jepang Nisconi, pada bidang gold mining terdapat di tanah papua freeport. dan jika saya sebutkan satu persatu akan banyak.
Dalam hal tersebut dalam bisnis pasti akan memikirkan keuntungan yang besar dengan cara apapun. saya kurang setuju dalam hubungan antara MNC's dan negara terjadi hubungan yang dinamis. karena faktor masyarakat indonesia yang konsumtif ditambah pemerintahan yang sudah tidak bisa bertindak apa-apa terhadap perusahaan asing yang notabene dari perusahaan tersebut adalah negara maju jadi pemerintahan indonesia hanya bisa menerima negosiasi begitu saja. contoh kecil saja adidas, saya melihat dari sebuah film yang membicarakan tentang perusahaan multinational membicarakan bahwa buruh rakyat indonesia yang bekerja di adidas hanya diberikan upah secukupnya tanpa ada uang tambahan yang mencukupi, juga menuntut untuk memproduksi ratusan item untuk disebar keluar negri.
Ditambah dengan adanya pengakuan sebagai host country pada sebuah MNC's menjadikannya suatu perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan industri mereka agar memiliki kekuatan dalam persaingan antar perusahaan di negara lain. Mereka memilih indonesia untuk host country mereka dalam keadaan seperti yang saya jelaskan diatas SDM dan SDA yang melimpah dan murah menjadikannya sasaran MNC's untuk membangun di indonesia menjadikannya suatu tempat industrinya. maraknya exploitasi pasti akan menjadikannya suatu penyimpangan pada sistem ekonomi liberalisme yang menyimpang kepada structuralisme. apakah disini liberalisme memiliki titik lemah dalam perekonomian dunia?
Dalam hal tersebut dalam bisnis pasti akan memikirkan keuntungan yang besar dengan cara apapun. saya kurang setuju dalam hubungan antara MNC's dan negara terjadi hubungan yang dinamis. karena faktor masyarakat indonesia yang konsumtif ditambah pemerintahan yang sudah tidak bisa bertindak apa-apa terhadap perusahaan asing yang notabene dari perusahaan tersebut adalah negara maju jadi pemerintahan indonesia hanya bisa menerima negosiasi begitu saja. contoh kecil saja adidas, saya melihat dari sebuah film yang membicarakan tentang perusahaan multinational membicarakan bahwa buruh rakyat indonesia yang bekerja di adidas hanya diberikan upah secukupnya tanpa ada uang tambahan yang mencukupi, juga menuntut untuk memproduksi ratusan item untuk disebar keluar negri.
Ditambah dengan adanya pengakuan sebagai host country pada sebuah MNC's menjadikannya suatu perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan industri mereka agar memiliki kekuatan dalam persaingan antar perusahaan di negara lain. Mereka memilih indonesia untuk host country mereka dalam keadaan seperti yang saya jelaskan diatas SDM dan SDA yang melimpah dan murah menjadikannya sasaran MNC's untuk membangun di indonesia menjadikannya suatu tempat industrinya. maraknya exploitasi pasti akan menjadikannya suatu penyimpangan pada sistem ekonomi liberalisme yang menyimpang kepada structuralisme. apakah disini liberalisme memiliki titik lemah dalam perekonomian dunia?
MNC dan Host Country (Tuan rumah)
Di zaman globalisasi ini suatu perusahaan pasti akan ber ekspansi untuk meningkatkan keuntungan dan kepopilaritasan perusahaannya. Ekspansi lokal maupun internasional . Kita bisa melihat perusahaan besar seperti Burger king, Louis vuitton, hugo boss adalah beberapa contoh perusahaan besar. Mereka adalah contoh MNC. MNC adalah perusahaan yang berkerja di 2 negara atau lebih. Apakahnada hubungan dinamis antar negara tersebut? Jelas ada, jika dari sisi investor dia bisa dengan gampang mendapatkan keuntungan besar karena pajak tidak terlalu besar, juga pekerja SDM nya pasti lebih murah. Jika negara yang menjadi target sasaran perusahaan MNC. pasti negera mendapatkan pajak, SDM lokal bisa diberi keterampilan dan mengurangi pengangguran. dan juga bisa alih teknologi supaya negara bisa membuat keterampilan serupa.
Andre Bagus Wirnadha
Andre Bagus Wirnadha
Tuesday, 3 June 2014
Hubungan dinamis MNC dan Negara
MNC pada dasarnya adalah Multi National Coorperation/ Perusahaan Multinational. Perusahaan yang berdiri di berbagai negara. Yang tidak terikat dengan negara. Contoh, Coca Cola, Volkswagen, KFC dll. Pendapatan MNC meningkatkan terhadap negara negara lain nya dan negara mendapatkan keuntungan dengan masuknya teknologi baru,sistem, informasi dan produk. Pekerjaan baru dibuat untuk keuntungan suatu negara dari politik dan sosial. Namun, perlu diperhatikan bahwa juga ada beberapa masalah dari MNC yaitu suatu kesalahan. Contoh, banyak kritik bahwa suatu perusahaan mengambil untung terhadap rendahnya lingkungan dan standar hak asasi manusia yang kurang dimiliki negara berkembang dan negara maju. Pada dasarnya, Host Country memiliki keuntungan karena menyerap tenaga kerja dan mengaktifkan kegiatan ekonomi. Jadi, MNC memiliki sisi negatif dan positif.
Dwita Budilestari
1701327485
Dwita Budilestari
1701327485
progress video project 2
Senin tanggal 2 juni kita kelompok 6 pergi menuju pasar bunga rawa belong untuk mewawancarai kepala pasar bunga rawa belong dan juga pedagang bunga. Disana kita juga berkeliling komplek pasar untuk sekedar melihat keadaan pasar. Setelah itu kita mewawancarai kepala pasar mengenai perdagangan bebas. Menurut beliau barang-barang lokal kita dan SDM bisa survive asal ada perubahan pola pikir individu dan penyuluhan dari pemerintah. Insya Allah, Pada kamis ini kita akan ke gedung SMESCO untuk mewawancarai dan memberi rekaman disana. Setelah itu proses editing video akan dilakukan.
Andre Bagus Wirnadha
1701310484
Andre Bagus Wirnadha
1701310484
perkembangan project video trade
kemarin pada tanggal 2 juni 2014, kami menuju pasar bunga yang berlokasi di rawa belong. kami telah melakukan wawancara kepada kepala kantor pusat promosi dan pemasaran, M. Mulyadi. melakukan wawancara dengan beliau membuat waktu tak terasa berjalan dengan cepat. beliau menjawab pertanyaan kita dengan baik dan jelas. setelah kita mewawancaru bapak M. Mulyadi. kita bergegas kembali ke kampus tercinta BINUS UNIVERSITY. disana kami sempat bertukar pendapat untuk menentukan lokasi berikutnya yang ingin kita kunjungi.
akhirnya kita sepakat tempat yang akan kita kunjungi berikutnya adalah gedung SMESCO. kita berencana berangkat pada hari kamis setelah mata kuliah berakhir..
akhirnya kita sepakat tempat yang akan kita kunjungi berikutnya adalah gedung SMESCO. kita berencana berangkat pada hari kamis setelah mata kuliah berakhir..
progress video project, part 2
Pada hari senin, tangal 2 juni, saya dan kelompok saya mengunjungi Pasar bunga rawa belong jam pada jam 11 siang, kami berkeliling disana dan ber tanya-tanya kepada orang-orang disana dimana kantor pusat pemasaran pasar. Kami mengunjungi, kantor pusat dan pemasaran di pasar itu.Kami di sambut oleh para petugas keamanan dan diberi masuk kedalam kantor. Penjagaan disana cukup ketat.Kami mewawancarai kepala pemasaran yang bernama Bapak M. Mulyadi, beliau sangat ramah dan informatif. Beliau menjawab pertanyaan dengan sesuai. Setelah wawancara, kami berkeliling pasar untuk mencari pedagang yang bisa kami wawancarai mengenai perdagangan bebas, namun salah satu yang kami wawancarai kurang mengerti apa yang dimaksud dengan perdagangan bebas. Lalu, kami berencana untuk mengunjungi gedung SMESCO (tapi, belum mendapatkan surat izin) pada hari Kamis, untuk memawawancarai para pelaku UMKM disana dan menunjukan rekaman keadaan disana.
Dwita Budilestari
1701327485
Dwita Budilestari
1701327485
Hubungan Dinamis MNCs Terhadap Negara Dalam Konsep Tuan rumah negara maupun tamu negara
seperti yang kita ketahui dalam dunia hubungan internasional, kita tidak bisa di jauhkan dengan pembahasan multi national corporations atau biasa yang disebut sebagai MNCs. MNC merupakan perusahaan yang tidak terikat dari negara. MNC ini juga merupakan suatu perusahaan yang beroperasi dari dua negara atau lebih. contoh perusahaan MNC seperti McD, Coca-Cola, Nike.
apakah ada hubungan yang dinamis antara MNC dengan negara baik secara tuan rumah negara maupun tamu negara?
tentu saja ada hubungan dinamis yang terjadi dalam konsep tuan rumah negara, MNC dan negara sama-sama diuntungkan. MNC tidak terlalu dikenakan pajak yang tinggi jika untuk negara sendiri keuntungannya negara itu akan mengalami peningkatan ekonomi seiring MNC itu juga mengalami peningkatan.
selain itu ada hubungan dinamis melalui konsep tamu negara, dalam konsep ini masih sama menguntungkan kedua pihak dikarenakan suatu perusahaan MNC jika ingin mendirikan perusahaan di negara lain tentu akan dikenakan pajak yang tinggi dari negara tersebut. pajak tersebutlah yang bisa meningkatkan perekonomian di negara itu. sedangkan MNC tersebut juga mendapatkan keuntungan, barang/jasa yang dijual tentu saja akan banyak diminati oleh masyarakat di suatu negara, dengan begitu pendapatan perusahaan bisa jauh lebih tinggi dibandingkan pajak yang dikenakan.
apakah ada hubungan yang dinamis antara MNC dengan negara baik secara tuan rumah negara maupun tamu negara?
tentu saja ada hubungan dinamis yang terjadi dalam konsep tuan rumah negara, MNC dan negara sama-sama diuntungkan. MNC tidak terlalu dikenakan pajak yang tinggi jika untuk negara sendiri keuntungannya negara itu akan mengalami peningkatan ekonomi seiring MNC itu juga mengalami peningkatan.
selain itu ada hubungan dinamis melalui konsep tamu negara, dalam konsep ini masih sama menguntungkan kedua pihak dikarenakan suatu perusahaan MNC jika ingin mendirikan perusahaan di negara lain tentu akan dikenakan pajak yang tinggi dari negara tersebut. pajak tersebutlah yang bisa meningkatkan perekonomian di negara itu. sedangkan MNC tersebut juga mendapatkan keuntungan, barang/jasa yang dijual tentu saja akan banyak diminati oleh masyarakat di suatu negara, dengan begitu pendapatan perusahaan bisa jauh lebih tinggi dibandingkan pajak yang dikenakan.
Monday, 2 June 2014
Dynamic relation between MNC and State
Dalam isu Ekonomi Politik Internasional mengenai MNC kita
tidak bisa lepas dari peran MNC sendiri sebagai pelaku ekonomi dan Negara
sebagai sebagai pihak elemen politik.
MNC dan negara tidak dapat dipisahkan dalam konteks ekonomi politik
internasional. Struktur domestik dan ideologi ekonomi suatu negara juga
mempengaruhi strategi dan aktivitas MNC.
Pada dasarnya sebuah perusahaan dikatakan
multinasional jika sudah mengembangkan cabangnya keberbagai negara lain. MNC
sendiri sudah dikenal di Indonesia semenjak jaman colonial Belanda yang di
sebut VOC. MNC jaman dahulu dikatakan oleh Gilpin lebih powerfull dikarenakan
MNC pada saat itu dapat membuat hukumnya sendiri. MNC pada masa itu
menghasilkan agrikultur dan industry ekstraktif. Sedangkan MNC pada jaman
modern atau kontemporer di batasi oleh kebijakan-kebijakan pemerintah HOST
Country. MNC pada masa sekarang ini menghasilkan produk manufaktur.
Hadir
dan maraknya MNC pada sekarang ini memiliki konsep. Konsepnya yaitu suatu
perusahaan HOME country meningkatkan produksinya dengan bertujuan mengembangkan
usahanya agar tumbuh pesat dan bisa lintas batas negara sehingga memperoleh
keuntungan lebih. Setelah mencapai tujuan mengekspansi perusahaan,
mereka memanfaatkan HOST country dan “biasanya” SDA di negara HOST. Pemanfaatan
ini dapat berubah menjadi pengeksploitasian.
Host country juga bisa mendapatkan beberapa keuntungan yaitu menyerap
lapangan pekerjaan dan mengaktifkan kegiatan ekonomi namun MNC
dikatakan dapat mengkontrol dan mengekploitasi seluruh dunia dengan alasan
ekonomi ini. Kritik ini biasanya datang dari para paham kaum strukturalis yang
selalu mengkritik ide-ide liberalism/capitalism seperti MNC ini.
Jadi, Kehadiran
MNC dapat menimbulkan dampak negative dan positif bagi HOST country yaitu dapat
menyerap tenaga kerja dan mengaktifkan kegiatan ekonomi namun disamping itu
negara host secara tidak langsung tereksploitasi dan terkuasai seperti contoh
McDonalds yang sekarang menjamur dimana-mana jelas telah menguasai industry pangan
di Indonesia. Dengan adanya McDonalds masyarakat lebih sering mengkonsumsi
makanan fast food yg disediakan oleh MCD dibanding resto-resto kecil. Home
country pun terkadang tidak hanya mendapat keuntungan tetapi juga kerugian
seperti adanya situasi tidak aman di negara HOST (exp:kerusuhan,demo
besar,terorisme) yang menimbulkan ancaman kerusakan pada beberapa store MNC.
Referensi : http://sawingbahar.wordpress.com/2011/05/22/gilpin-tentang-negara-dan-multinational-corporation-mnc/
- Jihan Putri Zuariah -
Progress Video Project
Perkembangan video project yang sedang kami lakukan di minggu kedua ini. Pada hari Senin 2 Juni 2014 pada pukul sekitar 11 siang kami mengunjungi Pasar Bunga Rawa Belong untuk mengunjungi Kantor Pusat Promosi dan Pemasaran yang berada dipasar ini. Kami berkeliling untuk mencari dimana letak lokasi kantor pengelola dengan bertanya kebeberapa pedagang sehingga akhirnya kami menemukannya berada di samping pasar persis menghadap jalan. Pada saat pertama kali datang, kami bertemu petugas keamanan lalu dengan petugas tersebut baik mengantarkan kami kepada kepala dari pusat promosi dan pemasaran tersebut untuk diwawancara. Kepala pusat promosi dan pemasaran tersebut bernama M. Mulyadi, dengan ramah menjawab beberapa pertanyaan yang kami ajukan. Setelah itu kami berkeliling untuk mencari narasumber pedagang bunga yang dikabarkan pernah mengekspor bunga keluar negeri, namun kami tidak menemukannya. Akhirnya kami bertanya pada salah satu pedagang guna menanyakan pendapat dan pengetahuan dia tentang keterlibatan para pengusaha kecil menengah dalam pasar bebas. selama kami berkeliling dan bertanya kepada para pedagang bunga disini tidak terlalu banyak yang mengetahui tentang apa itu pasar bebas dan bagaimana perkembangannya di indonesia.Dibawah saya tampilkan sebuah gambar dari video kami yang masih di dalam handycam.
Kami berencana akan mengunjungi gedung SMESCO pada hari kamis (jika surat izin sudah ada) untuk mengambil gambar UKM gallery yang terdapat disana dan juga mewawancarai beberapa owner UKM disana. Kami akan melakukan proses editing setelah mendapatkan hasil wawancara yang sudah cukup.
Kami berencana akan mengunjungi gedung SMESCO pada hari kamis (jika surat izin sudah ada) untuk mengambil gambar UKM gallery yang terdapat disana dan juga mewawancarai beberapa owner UKM disana. Kami akan melakukan proses editing setelah mendapatkan hasil wawancara yang sudah cukup.
Subscribe to:
Posts (Atom)